Engkau bagai pelita dalam
kegelapan
Engkau laksana embun
penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan
bangsa tanpa tanda jasa
Begitulah petikan salah
satu syair lagu tentang guru. Ada yang hafal? Silahkan bernyanyi. Paling tidak
kamu berekspresi. Mewujudkan bukti cintamu pada guru.
Sahabat, ada kah guru
yang kalian benci di sekolah? Atau guru yang kalian tidak suka karena super
nyebelin? ^_^
BYWnE Cuma mo ngingetin
nih. Jangan membenci seorang guru. Terlebih lagi seorang pendidik yang
telah banyak memberikan ilmunya. Ilmu itu mahal loh. Mencarinya pun
butuh waktu. Guru-guru kita dengan ikhlas berbagi semua itu. So, jangan
dengan sok menganggap diri paling benar.
“dia tuh guru paling
cerewet. Aku udah ngerjain kok tugas dari dia. Dianya aja yang rewel”
“ah, dasar guru
nyebelin. Ngatur-ngatur aja. Maunya ikut campur.”
“apa hak dia nyampuri
urusan kita? Sota’ banget jadi orang”
Ada di antara kalian
yang memaki guru di belakang? Naudzubillah. Jangan sampai ya sob. Beliau wajib
dihormati seberapa pun kamu menganggap dia yang salah atau nyebelin. Rasa kesal
pada seseorang itu ada. Tapi cobalah lihat dari sudut pandang lain. Andai kita jadi guru, belum tentu bisa menjadi guru yang baik. Belum tentu lebih baik dari beliau. Bayangkan perasaan guru saat siswanya tak lagi
menganggap guru sebagai “guru”. Malah dianggap musuh.
Paling parah biasanya
untuk anak SMA ni. Soalnya udah pada gede-gede. Merasa sebaya. Masya Allah. Harusnya
semakin dewasa pula bersikap. Jangan malah mementingkan ego.
Saat seorang guru
menanyakan banyak hal pada kalian, seringkali kita malah merasa direcoki. Padahal
jika kita melihat dari sudut pandang guru, tujuanya hanya menjalin keakraban. Bisa
jadi sang guru ingin menjalin hubungan lebih akrab. Bisa jadi pula ia hanya
berniat membantu menyelesaikan masalah yang kita hadapi.
Hargai orang lain jika
kalian ingin dihargai. Perhatikan penjelasan guru. Jangan malah ngobrol. Kerjakan tugas dengan sungguh-sungguh. Salah nggak
masalah. Yang penting jujur. Usaha dulu. jangan nyerah. Bukan enak loh buat
soal ulangan atau tugas. Apa lagi memeriksa satu persatu jawaban siswa. Memang
beliau digaji. Tapi kan lelah juga sob.
Suatu hari nanti siapa
tau kita jadi guru. Apa yang kalian lakukan hari ini akan dipetik nanti. Hormati
guru. Hargai. Sayangi. Segani. Jangan pernah sekali pun menjelek-jelekkan guru.
Ilmu yang beliau ajarkan tak akan pernah nyangkut di otak kita kalau kitanya
nggak ikhlas menerima. Begitu pula jika beliau tak ikhlas gara-gara kalian “bandel”.
Emangnya mau tiga tahun nggak dapet apa-apa? Nggak kan?
Mulai sekarang ubah
persepsi kamu. Selalu melihat sisi lain peristiwa. Ada asap ada api. Lihat diri
kita. Adakah yang salah? Siswa yang baik nggak mungkin nggak diperdulikan
gurunya. Bahkan sering kan siswa yang nakal diperhatikan? Apa lagi yang baik.
Jadilah pribadi yang
memberi. Bukan menerima. Jangan selalu merasa ingin dimengerti sementara kita
sendiri tidak mengerti orang lain. ^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar