language and/wa lughoh


Bahasa inggris? Saya bukanlah seseorang yang mahir dalam bahasa inggris. Kalau pun dibilang mahir, pasti karena yang lain lebih tidak bisa dibanding saya. Hehe.
Menurut kalian, apakah Bahasa Inggris itu penting? Hemmm, penting ya? Pasti. Saya tahu sebagian besar dari kalian menjawab penting. Penting banget. Pertanyaan lagi nih. Kenapa sih penting? Jawaban bervariasi. Karena bahasa internasional. Bahasanya keren. Berbagai cabang ilmu banyak yang pakai bahasa inggris. Kalau nggak bisa bahasa inggris ntar nggak bisa kerja. De-es-te.
Lalu apa jawaban kalian jika saya bertanya seberapa penting bahasa Arab? Mungkin sebagian besar kalian akan menjawab ‘penting juga’. Kata ‘juga’ itu yang bikin nggak enak didenger. Bahasa Arab jadi seperti dinomortigakan. Kok tiga? Ya, pertama, bahasa indonesia. Kedua, bahasa inggris. Ketiga, baru bahasa arab. Atau malah nomor empat. Yang pertama bahasa ibu barangkali. ^_^
Sebagai muslim,  lebih memilih  bahasa arab. Why, bahasa al-Quran. Andai kita semua lancar bahasa arab. Cas cis cus bak kereta api, pasti jauh lebih mudah ya dalam menghapal Quran? Siapa yang nolak.
Ini juga yang sering dibahas guru bahasa arab saya. Ia protes, mengapa bahasa inggris malah dinomorsatukan. Masuk UN. Padahal itu bahasa asing. Bahasa orang kafir. Bahasa arab yang merupakan bahasa al-Quran, eh, malah nggak dipentingkan. Wacana memasukkan mapel agama ternyata hanya sekedar wacana. Mana buktinya? Hehe.
Yang membuat sedih, sampai sekarang saya pun tak lancar bahasa arab. Padahal sukaaaaaa banget. Ada yang mau ngajarin?
Saat ini bukan waktunya penyesalan. Nggak ada tuh kamus penyesalan dalam hidup kita. Buang jauh-jauh!!!
Modal udah punya, yaitu minat dan niat.
Baik arab maupun inggris, sama-sama penting. Yang bahasa arab untuk lebih mendalami al-quran. Yang bahasa inggris untuk dakwah. Siapa tau pas ke Amerika ada yang interogasi. “islam itu apa?”. “kamu muslim?jelaskan pada saya tentang islam!”. Huft! Jangan sampe Cuma bisa bengong aje. Dan siapa tahu ada lowongan relawan ke palestina atau rohingya, kan seru kalau bisa lolos. ^_^ harus ada modal bahasa juga.
Nulis apa lagi ini? Kehabisan ide.
Oh. Berhubung tak ambil prodi bahasa inggris (karena di sini banjir sarjana bahasa inggris. Jadi cari yang langka), ya udah. Saya kursus saja. Itu pun hanya lewat kaset. Bukan masalah. Nanti di sana cari teman yang pinter-pinter. Curi banyak-banyak ilmunya. Bukan berarti manfaatin orang loh.
Kata Pak Mario, usia remaja itu memang harus pilih teman. Kenapa? Sebab kalau salah pilih, bisa berabe. Hancur masa depan kita. Nanti........ nanti saat diri sudah siap dan punya tembok kokoh, barulah berteman dengan siapa saja. Tak boleh pilih-pilih. Ngerti kan?
Inti pembahasan kita kali ini, dua-duanya pelajari. Jangan sampai bahasa inggris doank. Bahasa Arab super penting. Ntar di kubur juga ditanya bahasa arab. Kalau pernah belajar kan berarti dapat pahala. Mudahan bisa jawab pertanyaan duo malaikat. Aamiin.
Ya Allah, jadikan kami diantara orang-orang yang beriman.
^_^ wassalam...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar