A, P n D

Di dunia yang seluas ini kadang kita merasa nggak berguna, nggak ada manfaat, nggak eksis, nggak punya sesuatu. Tapi lagi, sekecil apa pun diri ini, kita memikul amanah. Berat. Menjadi sebenar-benarnya hamba. Menyampaikan satu ayat misalnya. Ckckckck. Jangan dipikir sekedar nyampaikan doang. Realisasi dari diri sendiri dulu donk. Setidaknya berusaha dulu.
Seandainya pahala dan dosa bisa dilihat dengan mata kepala, barangkali nggak akan ada orang yang kerja, nggak ada makanan, nggak ada teknologi, nggak ada apa pun di dunia ini. Setiap orang bakal beribadah getol. Wah, kacau balau jadinya. Mungkin nggak ada kita juga di dunia ini. hehe.
So, jangan tanya "kenapa sih pahala dan dosa nggak bisa dilihat". Sssst!!! Sebenarnya bisa, tapi pakai mata hati. Itu pun kita hanya bisa meraba. Belum pasti. Merasa sudah banyak pahala. Tapi sejatinya dah luntur gara-gara perasaan 'banyak pahala' itu sendiri. Walhasil nol.
Wallahua'lam.
Yang pasti kita hanya bisa berusaha yang terbaik.
Right?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar