Kangen
Kata itu yang memenuhi ruang hati ini. Meski tak terucap pada mereka, karna sudah terlalu malam. Kalau nekat sms bisa-bisa malah jadi khawatir dikira sedang ada masalah. Hehe. Kangen ya kangen aja.
Setiap kali memandang foto mereka, saya sadar, usia mereka tlah semakin bertambah. Sementara anaknya belum lulus kuliah, belum jadi apa-apa. Sebagai seorang anak yang statusnya masih dihidupi ortu, saya tentu gelisah. Yah, masih ada hari-hari ke depan yang harus ditanggung untuk anaknya ini. Tapi begitulah mereka,dua insan yang tidak pernah dan tidak merasa perlu tuk hitung-hitungan. Asal ada, ya diberi. Anak tetaplah anak.
Orang tua memang begitu. Kembali pada anaknya mau tau diri atau tidak. Dengan apa membalas budi mereka? Kelulusan? Apakah cukup? Tidak. Sangat tidak cukup. Hanya surga yang pantas tuk membalas semua pengorbanan itu. Surga dengan apa? Dengan menjadi pribadi yang bertaqwa dan mengajak pada taqwa. Amar ma'ruf nahi munkar. Dakwah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar