Tiga tahun lalu,kita masih melangkah bersama. Saling menguatkan,berbagi kisah, bertempur bersama. Kita masih bisa dibilang 'aktif'.
Dua tahun lalu,langkah kita mulai terasa lemah,ikatan mengendur. Tapi kita masih bersama di jalan ini.
Setahun belakangan,kusadari langkah kita menuju arah yang berbeda. Akupun masih tersendat-sendat. Tangan ini tak kuasa menarikmu,tinggal lisan ini yang masih bisa berucap.
Menghujatmu bukanlah solusi. Kau rapuh,kita rapuh.
Mereka bukanlah alasan. Sadarkanlah hati,Dia adalah satu-satunya alasan.
Bahkan kau pun lihat,aku yang seringkali sibuk dengan diriku sendiri.
Ah,aku masih bukan siapa-siapa di sana. Tapi setidaknya 'bertahan'. Karena entah kapan Dia kan memanggilku.
Semoga Allah memanggil hatimu,kembalilah kawan. Kau,kalian,dan aku sendiri,semoga kita tetap pada jalannya hingga tiba saat untuk berhenti.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar