Pelajaran Hidup

Mendengar motivasi Pak MT selalu membangkitkan sebuah harapan dan semangat. Ternyata begitu banyak pelajaran hidup yang dapat kita ambil. Setidaknya ada lima yang sempat kucatat. Sebagai sumber pembelajaran ke depan. Apa aja?
Ø  Serap yang baik agar yang ada dalam diri adalah hal baik.
Ø  Kita adalah bulan, bukan matahari. Bulan hanya memantulkan cahaya yang diserapnya. Karena itu seraplah hal-hal baik.

Wah, kita sering ya bangga diri? Karena aku dia berubah. Dia dapat hidayah gara-gara aku loh. Astaghfirullah. Itu namanya menganggap diri adalah matahari. Padahal kita bulan. Memantulkan cahaya kebenaran pada mereka yang diliputi kegelapan.
Ø  Tambah setiap saat, setiap saat tambah. Jila ingin baik, terapkan.

Ini sedang berusaha diterapkan. Menambah pengunjung blog. Masih banyak sekali kekurangan dari blog ini. Tapi bukan masalah. Yang penting publikasi. Nekat.
Ø  Keanggunan hanya milik orang yang besar. So, pikirkan untuk menjadi besar. Jangan pikirkan dahulu masalah keanggunan.

Sebagai seorang wanita tentu anggun adalah pribadi yang diharapkan. Meskipun rasanya susah bagiku. Karena selama ini kurasa diri ini masih sangat childish. Ah, jangan pesimis. Melalui karya berupa cerpen, kucoba menciptakan karakter yang dewasa dan bijak. Lalu meresapinya. Sebagai sarana latih diri. Jika sudah menjadi penulis besar nanti, otomatis bisa jadi anggun. Hehe.
Ø  Jangan takut masuk ke dalam masalah. Sebab Tuhan tak pernah mengingkari janjinya ‘tidak memberikan cobaan di luar batas kemmpuan manusia’.

Yang kelima ini butuh keberanian. Keberanian masuk sekaligus mengatasi masalah jika terlanjur terjebak di dalamnya. Bukankah begitu lega saat kita lepas dari masalah? Bahkan seringkali masalah yang lalu menjadi bahan tertawaan sekarang. Seolah hanya lelucon.

Sahabat yang dirahmati Allah. Jalani hidup kita penuh rasa optimis untuk sukses. Bukan optimis untuk gagal (pesimis).
Terima kasih ya Allah. Melalui Pak Mario, banyak hamba-Mu yang tercerahkan. ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar