Deru rangkai besi itu
Tlah mencukur habis hutanku
Gunung-gunung sampah
Mencemari sungaiku yang indah
Awan hitam cerobong asap
Membuat bumi semakin gelap
Kurasa
tangan-tangan jahiliyyah
Mempercepat
bumi ‘tuk punah
Mengundang kiamat lebih
cepat
Memanggil azab yang maha
dahsyat
Iman sunyi terkubur dalam
Hanya ukiran sebagai hiasan
Ucap dzikir tiada di lisan
Tidak pula dalam ingatan
sebuah puisi tentang bumi
ditulis sebagai latihan menjelang lomba puitisasi
dengan bahasa masih berantakan ^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar