Kawan


Sesuatu yang terlihat indah dari kejauhan. Namun tatkala kita terus berjalan mendekatinya, ternyata ia tak seindah yang kita harapkan.
Mengambil pelajaran dari pengalaman selama ini. Beberapa orang terlihat begitu mengagumkan. Membuat kita berdecak. Ia terlihat perfect. So perfect. Mencoba menyapa, berteman, dan menjalin kedekatan. But, endingnya kecewa. Ia tak sebaik itu.
Sebaliknya. Berkesan tak menarik. Dengan penampilan dan gaya sedikit menyebalkan di awal. Lama-kelamaan ia malah menjadi salah satu sahabat terbaik ayng pernah kita kenal.
Tak semua seperti itu. Dalam beberapa kasus, menemukan sahabat yang sejak awal benar-benar menghangatkan. Senyum dan tutur kata yang mampu menggetarkan hati.
Bukan tipe pemilih kawan, itu bagus. Bukankah kita harus berteman dengan siapa pun? Namun, alangkah lebih baik jika kita mampu menempatkan diri. Seberapa besar keakraban itu harus dijalin. Sebab kita masih muda sobat. Mudah sekali terombang-ambing gelombang kehidupan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar