Syukur alhamdulillah
hari ini saya masih bisa posting. Syukur atas nikmat Allah berupa jari-jari dan
otak yang mampu berpikir. Mata mampu melihat. Mampu duduk di sini. Mencurahkan dan
berbagi.
Antara organisasi
dan kuliah? Pilih mana?
Sebagai maba
alangkah gembiranya dapat berorganisasi. Ini persepsi saya. Sebab semasa
sekolah benar-benar organisasi yang ada tidak berjalan semestinya. Kalau pun
berjalan, hanya ala kadarnya. Maklumlah, jumlah anggota sangat-sangat terbatas.
So, ada di sini benar-benar wah. Ini baru organisasi. Bekerja professional.
Kembali ke
pertanyaan awal. Kuliah atau organisasi? Mungkin sebagian memilih kuliah ya? Alasannya?
Ya, sejak awal kan niatnya kuliah. Lalu sebagian memilih organisasi? Alasannya mungkin
karena nanti kita toh kembali ke masyarakat. Benar?
Sebagai maba
(lagi) saya tak bisa banyak berkomentar. Why? Ini pun awal saya mencoba
berorganisasi. Sebenarnya belum benar-benar. Hanya sedang menjelajahi
organisasi mana yang sangat pas di hati. Banjir organisasi. Harus pandai
memilih dan memilah. Semuanya bagus dan luar biasa. Satu lagi. Sama-sama
bernaung di bawah agama ISLAM. Sama-sama lembaga dakwah. Hanya nama saja yang
membedakan. Semangat ukhwah tetap sama.
Untuk saya (hanya
untuk saya), organisasi dan kuliah sama-sama penting. Pengecualian jika ada
jadwal kuliah bertabrakan. Ya harus lebih pilih kuliah. Right?
Berkumpul dengan
mbak-mbak kakak tingkat benar-benar menyenangkan. Berdiskusi hal islam, topik
terbaru, about palestine, de-el-el. Pun saling memberi motivasi. Mengangkat kembali
semangat yang terkapar.
Mushala adalah
hidup kedua (tempat kumpul). Setelah yang pertama kelas, dan di bawahnya
(ketiga saja) adalah kos. Untuk sementara ini sebab hanya sepertiga waktu dalam
sehari yang digunakan untuk di kost. Sekedar tidur dan kerjakan tugas mandiri. Why
lagi? Agar waktu tak terasa menjenuhkan. Banyak beraktifitas di luar lebih
asyik. Waktu terasa begitu cepat berlalu. Tak terasa sudah dzuhur, ashar,
magrib bahkan isya.
Menurut nasehat
senior, pandailah mengatur waktu. Jika tidak, bisa keteteran. Ya iyalah. Setia hari
ada saja tugas. Jangan mengeluh. Hadapi dengan optimis ya teman! Semangat!!!
Sediakan ruang di
hati untuk lapang menerima sesuatu yang menyesakkan. Apa saja. Pokonya sediakan
ruang. Perbanyak ibadah dan bersabar. Jangan lupa bersyukur.
Ini curcol atau
berbagi sih? Haha. Apa saja boleh. Sedang latihan menulis dan memeperlancar
jari mengetik.
Selamat berjuang
saudaraku!!!!!!!! ^_^
Oh ya, kurangi
pakai produk Amerika, yahudi cs yuk!!! Itung-itung amal dikit... gimana?
ayo....^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar