Renungan


Memejamkan mata sejenak sebelum tidur. Merenungi apa yang telah kulakukan hari ini? Bermanfaat ataukah sebaliknya, sia-sia?
Kita manusia biasa. Terkadang rasa sedih itu muncul. Melihat kenyataan harus menjalani kuliah mati-matian. Harus mengejar ketertinggalan. Laporan, tugas-tugas, quiz, dan hal-hal tak terdefinisikan lainnya.
Dan datanglah hal yang lain. Mengingatkan arti kehidupan yang sebenarnya. Mengejar dunia sekedarnya saja. Orientasi yang sebenarnya adalah akhirat kan? Bagaimana kalau besok mati? Hari ini? Atau detik ini juga? Di kubur nanti malaikat tidak akan bertanya berapa IPK yang kau raih. Tidak akan bertanya mata kuliah apa yang tidak lulus. Pun tak akan ada pertanyaan berapa lama kuliah dijalani.
Bagian terpenting adalah prosesnya. Seberapa keras berusaha. Dengan cara yang halal ataukah haram? Dengan ikhlas mengharap ridha Allah atau semata-mata untuk dunia?
Lisan memang penting tuk selalu menyampaikan walau satu ayat. Tapi menjadi teladan yang baik tentu jauh lebih efektif.
Mari, kita bersama memperbaiki diri. Bagaimana nasib kaum muslimin jika pemuda/remaja/generasi mudanya hanya berorientasi duniawi?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar