Untukmu

Jangan menilai sesuatu hanya dari sampulnya. Aka tetapi hadirlah di dalamnya.
Kata-kata seorang ustadz yang kuharap mereka menyadarinya. Bukan hanya mereka, tapi beliau pun harus memahaminya. Bersatulah kita dalam satu perjuangan. Bukan untuk saling menjatuhkan.

Mengapa setiap hari kutulis postingan-postingan pendek ini? karena bagiku blog lebih menyenangkan daripada facebook. Jejaring sosial yang menjadi salah satu sarana memata-matai ummat Islam. Dan satu pelajaran berharga setelah akun fb fiktif terblokir dan hilang dari peredaran. Tahulah mengapa.
Dan sampai saat ini belum ada satu pun update status. Entah, aku takut salah bicara. hanya berani berbagi tautan-tautan.

Hidupku harus bahagia. TApi sejujurnya begitu sulit menghadirkan kebahagiaan di duniaku. orang bilang bahagia itu bila punya "cinta". Cinta seperti apa? yang menjeratmu dalam kubangan lumpur dosa? Cinta yang membuatmu sulit untuk bangkit dan membela agama? Cukuplah cinta pada Allah, Rasul, orang tua, dan saudara sperjuangan. Remaja kita tak usah bicara cinta. Pikir dahulu belum ada yang dapat kita lakukan untuk agama ini. Belajar dan Berjuang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar