Tersadar...
dakwah tidaklah harus memandang lekat cover, penampilan seseorang. Jika ia
terlihat begitu blingsatan, amburadul, urakan, gak rapihhhh sama sekali, jauhhh
dari nilai agama, gaje’, huft...!!! tidak mustahil suatu saat Sang Maha
pembolak-balik hati membalikkan jadi 180 derajat berbeda.
Yakin...
setiap manusia pada dasarnya memiliki satu titik kebaikan. Yah, hanya saja
besar kecilnya itu yang berbeda. Semakin banyak maksiat, jadilah noda hitam
mendominasi. Setiap manusia pun pasti pada hakekatnya mengakui keberadaan Rabb,
Allah SWT. yah..., hanya saja kesombongan telah membutakan mata hati. Gengsi.
Jika
sikap lebih bermakna, bukan berarti lisan harus beku. Sejalan, beriringan, jauh
lebih indah.
#harus
terus belajar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar