Lukis Mimpi

Hari ini mimpi, esok nyata
*Asal jangan katakan itu setiap hari. Kapan terwujudnya?
Kala tangan mengering, kaku, seolah tak bernyawa
Bukan karena kehabisan samudra kata
Atau pena impian yang patah terinjak kaki sang pengembara
Kala otak beku
Bukan karena terhentinya dimensi ruang dan waktu
Pun bukan karena hidup tak lagi jadi hak-ku
Berikan aku sebuah kertas putih, dan cat warna-warni

Biar kulukis mimpiku yang lain

Tidak ada komentar:

Posting Komentar