Bersahabatkah kita?

Yang disebut sahabat…
Apakah ia yang tak pernah menyakitimu? Jika demikian, ia bukanlah sahabatmu karena hatimu pernah terluka.
Apakah ia yang selalu ada di sampingmu sepanjang waktu? Maka ia bukan sahabatmu sebab ia terkadang tak peduli.
Atau kah ia yang tak pernah membuatmu tak nyaman dengan tingkahnya yang kadang menjengkelkan? Kalau begitu ia memang bukan sahabatmu karena kadang tingkahnya tak menyenangkan.
Ia kadang tak menggubrismu, membiarkanmu berjalan di belakang sementara ia asyik berbincang.
Ia meninggalkanmu, tanpa bertanya inginkah kau ikut.
Ia tak datang, meski kau menunggu.
Ia, terkadang tak menganggapmu ada. Dan engkau amat terluka.

Kawan… jika sahabat adalah seorang yang sempurna, maka tak ada seorang pun sahabat di dunia ini. Tak seorang pun. Sebab ia selayaknya kita, hanya manusia biasa yang bisa salah.
Barangkali kita yang awalnya tak merespon
Barangkali kita yang terlalu sensitive
Barangkali menurutnya kita butuh menenangkan diri
Barangkali…

Persahabatan, bukan hanya terjawab oleh waktu, tapi oleh keadaan
Menerima kelebihannya, tanpa merasa kalah dan terlampaui
Menerima kekurangannya, tanpa merasa risih dan tidak nyaman

Sahabat, adalah mereka yang mencintai saudaranya karena Allah
Ikatan yang tak akan rapuh selama akidah digenggam teguh

Kota Tepian, 01 Oktober 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar