Ibu

Tadinya kupikir air mata ini tak akan berlinang
Kugenggam kuat tonggak kayu di tanganku
Berayun, berkibar gagah sang panji
Air mata tak kuasa terbendung, saat kutatap satu persatu wajah mereka
Mereka para ibu, bukan ibu biasa. Ibu yang sadar..., bahwa mereka perlu tuk jadi sosok ummu warabatul bayt yang sejati
Ah.., tapi sistem di negeri ini tak mendukungnya
Ibu..., kau dipaksa bekerja terlalu keras
Abai terhadap buah hati dan cintamu
Ibu..., doakan kami mampu terus berjuang tuk mengembalikan Islam yang pernah berjaya

Mereka terisak di hadapanku, sambil tetap mengumandangkan takbir
Allahuakbar!
Allahuakbar!
Allahuakbar!
#paradeliwaKINSamarinda

Tidak ada komentar:

Posting Komentar