Kasian banget. Si Pelangi yang indah itu dijadikan symbol LGBT.
Kalau Pelangi bisa ngomong, saya yakin dia bakalan protes, nangis, marah. Allah
sudah menciptakannya sedemikian rupa menghiasi bumi sesudah hujan. Tapi malah
dijadikan symbol kebanggaan pelanggar-pelanggar syariat-Nya.
LGBT
Itu empat huruf lagi booming di Indonesia. Negara yang
mayoritas muslim. Negeri yang katanya menjunjung tinggi adat ketimuran.
Indonesia darurat LGBT
Coba bayangkan, kalau orang dekat anda ketularan virus LGBT.
Menular?
Beneran. LGBT menular. Bahkan pada orang yang anda kira
baik-baik saja, ternyata bisa jadi punya kecenderungan seksual menyimpang ini.
Hati-hati, kalau anda lihat dua orang bersahabat di luar
normal. Nah, di luar kenormalan itu saya juga bingung mendeskripsikannya. Emmm,
misalnya aja terlalu romatis. Atau kalau bertengkar seperti bukan sahabat lagi
tapi pasangan. Yah, yah, begitulah. Kadang nurani kita sudah menangkap sinyal
itu. Tapi otak menyangkal. Bukan berarti saya mengajarkan untuk suudzon. Tapi coba
telisik lebih jauh. Selamatkan “dia”. Untuk hal curiga ini saya tulis berdasar
pengalaman T_T. Semoga dia sadar….
Memangnya mau negeri ini jadi seperti kaum luth? Yang kena
azab bukan Cuma yang berbuat, tapi yang lain yang gak tau apa-apa.
So, memang bukan untuk dijauhi, tapi disadarkan dulu. Kalau memang
dah coba disadarkan eh tapi nggak sadar-sadar. Ya sudah, serahkan pada Allah
tuh makhluk pantasnya diapain.
Kuat-kuatin iman. Jangan sampe niatnya menyadarkan, eh malah
ketularan. Atau minimal malah jadi toleran. Yah, jangan sampai.
Indonesia Darurat LGBT
Yah, inilah akibat nggak adanya aturan yang tegas mengenai
LGBT.
#IndonesiaDaruratLGBT

Tidak ada komentar:
Posting Komentar