Renung Diri



Ada yang perlu kita renungkan. Hari ini, saat kita merasa lelah, benarkah ia lelah yang tak sia-sia. Atau kah ia hanya sekedar lelah. Melemaskan sendi-sendi. Berpeluh-peluk. Sibuk ke sana kemari.
Langkah kaki tiada henti. Berliter-liter bensin. Pulsa pun harus selalu terisi. Berapa jam waktu untuk sang lelah.
Benarkah ia lelah yang berpahala?
Bahkan untuk sesuatu yang kita sebut “dakwah” pun terkadang kita perlu bertanya. Benarkah hanya untuk dakwah?
Karena terkadang ada yang terselip....
Karena dia, sebab dia ada di sana, maka saya ada
Karena saya akan dikenal, maka saya ada
Karena saya ingin sebuah pengalaman, maka saya turut berperan
Karena saya ikut-ikutan, maka saya rela kerepotan
Tapi masih mending...
Daripada yang tak tahu apa yang sebenarnya ia perjuangkan...
Masih lebih mending...
Daripada tahu kebenaran tapi mengabaikan
Duhai Allah ampuni kami, dari kekotoran hati
Bukakan pintu-pintu hati kaum muslimin
Semoga kami dapat berdiri satu barisan
Satu perjuangan
Satu jalan
Jalan yang Engkau ridhai

Tidak ada komentar:

Posting Komentar