instropeksi diri


Salah seorang guru pernah memberikan pelajaran yang amat berharga bagi saya dan kawan-kawan. Beliiau membuat sebuah titik hitam di tengah papan tulis yang putih bersih.
 “Apa yang kalian lihat?” tanyanya kepada kami.
“Sebuah titik hitam, Pak,” sahut saya.
“Noda hitam’” jawab teman saya yang lainnya.
“Iya, Pak. Titik hitam bulat.” Kawan lain menyahut.
Jawaban kami memang berbeda bahasa. Tapi intinya sama. Titik hitam.
Guru saya tersenyum. “Itulah manusia”. Ujarnya. Kami semua bingung. Saya baru tersadar apa yang beliau maksudkan.
“perhatikan saya,” lanjutnya. “ini bidang yang sangat luas,” ia menunjuk papan tulis. “Kenapa hanya terfokus pada titik hitam ini saja? Coba perhatika sekelilingnya. Ada bidang putih yang lebih luas kan?”
Kami hanya mengangguk-angguk paham.
Ah, kawan. Betapa sering kita hanya terfokus pada kesengsaraan dan derita yang kita rasakan. Mengeluh dengan cobaan yang terhitung “sedikit saja”. Hanya “secuil” dibanding nikmat Allah yang begitu luas.
Sisi lain, tengoklah. Betapa sering dengan tidak adilnya kita menilai orang lain buruk hanya karena seujung kuku kesalahannya pada kita. Hanya karena sedikit saja ia menyakiti hati kita. Hanya karena ada salah satu kepribadiannya yang kurang kita sukai.
Sisi lain lagi, yang miris  untuk saya. Mengapa ada teman-teman seperjuangan dakwah mendiskriminasi kawan dakwah lain hanya karena perbedaan golongan. Hanya karena beda jalan perjuangan. Kita menuju satu tujuan yang sama. Hanya tangganya saja yang berbeda. Lalu mengapa kita harus saling menjatuhkan. Mengganggap diri paling benar. Bersikap acuh terhadap saudara sesama muslim. Jika ada di antara kita yang menyimpang dari al-Quran dan aunnah Rasul, silahkan berbuat demikian. Tapi lihat. Pedoman kita sama. Apakah hanya karena perbedaan itu lantas kita melihat beggitu banyak kesamaan lain?
Sudahlah. Mungkin saatnya kita sama-sama instropeksi diri. Bercermin. Melihat dunia ini dari sisi positif dan tetap menebarkan salam, menebarkan senyum kedamaian.
Untuk saudara-saudaraku tercinta... ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar