Untuk yang Jatuh CInta


Untuk hati yang tengah berbunga dengan datangnya sang Cinta
Terima kasih kawan, engkau masih menganggapku ada
Menyampaikan kabar meski jarak memisahkan kita
Teriring doa dan selamat atas kebahagiaan yang menghampiri
Berjuta senyuman pasti tlah mengembang di bibirmu
Menunggu hari itu datang
Degup jantung tak menentu
Aku tak ingin tertinggal
Bukan pula berarti akan segera
Bila sampai waktuku
Jika Allah memperkenankanku
Maka akan datang pula ia
‘ia’ yang tentu masih gelap di otakku
Karena sampai saat ini tak ada satu pun bayangan yang terlintas
Dan kurasa belum waktuku memikirkannya

Maaf kawan...,
Harusnya puisi ini tentangmu
Tentang kalian,
bukan malah terselip cerita hariku

Kawan, pipimu bersemu merah
Engkau pasti malu
Virus merah jambu yang menjangkitimu..., virus yang tak merusakkan akal sehat
Ia akan menjadi pupuk penyubur bagi kebahagiaan hidupmu
Selamat menempuh hidup baru

Tidak ada komentar:

Posting Komentar