D
: Silahkan dipilih. Ini ada ikan. Yah, sudah agak busuk sih. Emmm, atau yang
ini saja? Daging ayam. Juga sudah busuk sih. Kalau begitu pilih aja yang paling
sedikit busuknya. Gimana? Dari pada nggak makan kan?
K
: Tidak terima kasih. Alhammdulillah saya
punya daging yang masih segar. Terlebih lagi dijamin halal. Walau pun harus
menunggu dan menahan lapar cukup lama,
tapi saya akan menunggu. Mau ikut dengan saya?
D
: Waduh gimana ya...? (bingung). Nggak deh. Yah, mudahan saja tetap sehat makan
beginian.
K
: Tetap sehat gimana...? Mudharatnya sudah pasti. Lebih baik meninggalkan
sesuatu yang sudah jelas mendatangkan mudharat ketimbang mengharapkan kebaikan
yang belum pasti ada. Ayo ikut saja. Punya saya sudah jelas halalan thoyiban,
hanya saja perlu bersabar menunggu matang. (tetap merayu)
D
: Hmm... maaf, tetap nggak deh. Ini masih lumayan bagus kok, ulatnya belum
terlalu banyak (sambil menunjuk ikan).
K:
Waduh, kamu ini. Jangan khawatir, pasti
matang kok punya saya. Ini sedang diproses. Rasanya juga lebih jleb!!! (rayu
lagi) Nah, gimana? Ikut atau nggak?
D
: ???????!!!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar