sosmed

Kita tahu, jejaring sosial itu menimbulkan candu. Penasaran tengok ‘pemberitahuan’,padahal kebanyakan tidak penting-penting amat. Sekedar pemberitahuan si ini update status, atau ada yang ngelike status yg sama, or ditags. Penasaran buka ‘inbox’, ternyata hanyalah sapaan iseng orang-orang kepo. Dicuekin atau malah dijabanin? Ckckck. Buka ‘permintaan pertemanan’, konfirm tanpa saring. Walhasil beranda dipenuhi status gak jelas. Makin bertambahlah sisi minus si sosmed.
Bukan apa-apa. Tapi seharusnya kita menjadi orang yang sama, di dunia nyata or sosmed. Sama dalam menjaga mata, lisan, dan hati. Blokir kawan yang sering up date foto aurat, pikir-pikir sebelum komen, waspadai hati dari zina mata.

Jangan pilih-pilih teman memang benar. Tapi coba tanyakan diri sendiri. Sudah cukup kuatkah kita membendung arus? Ah, saya sendiri masih merasa belum cukup kuat. What about you? Silahkan jawab sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar